Rileks.id – Seorang pria muda bernama Ressa Rizky Rosano mendadak jadi sorotan publik setelah menggugat penyanyi Denada terkait dugaan penelantaran anak. Di usia 24 tahun, Rizky dengan penuh keyakinan menyebut Denada sebagai ibu kandungnya, padahal selama ini ia memanggil sang penyanyi dengan sebutan “kakak”.
Perkara ini pun langsung menarik perhatian banyak pihak karena menyentuh sisi personal keluarga selebritas. Gugatan yang diajukan Rizky kini sudah masuk ke tahap persidangan dan menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Bukan cuma soal status hukum, tetapi juga soal pencarian jati diri seorang anak yang merasa hidupnya selama ini penuh tanda tanya.
Sidang kedua dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari dan berfokus pada agenda mediasi. Pihak Rizky berharap Denada bisa hadir secara langsung, bukan hanya diwakili kuasa hukum seperti pada sidang sebelumnya. Kehadiran Denada dianggap penting agar proses klarifikasi bisa berjalan lebih terbuka.
“Persidangan ini masih dalam proses mediasi. Dan tanggal 15 Januari ini kan mediasi yang kedua karena kemarin dia enggak datang dan hanya diwakili kuasanya, sehingga harapannya dia hadir,” kata pengacara Ressa Rizky Rosano, Ronald Armada.
Ronald menambahkan bahwa kliennya bukan orang asing bagi Denada. Selama bertahun-tahun, Rizky hidup bersama keluarga besar Denada sehingga hubungan mereka terjalin sangat dekat. Inilah yang membuat Rizky merasa heran sekaligus sedih ketika mulai menemukan fakta-fakta tentang asal-usulnya.
Cerita masa kecil Rizky juga cukup panjang. Sebelum meyakini Denada sebagai ibu kandung, ia dibesarkan oleh adik Emilia Contessa yang juga merupakan ibu Denada. Karena latar belakang itulah, Rizky tumbuh dengan anggapan bahwa Denada hanyalah kakak sepupu. Panggilan “kakak” pun melekat sampai ia beranjak dewasa.
Namun, semuanya berubah setelah Emilia Contessa meninggal dunia. Kepergian sosok yang selama ini merawatnya membuat Rizky mulai mencari tahu siapa dirinya sebenarnya. Dari proses penelusuran itulah, ia merasa menemukan jawaban bahwa Denada adalah ibu kandungnya.
“Karena kalau ditanya itikad baik untuk tanggung jawab kan sudah terjawab selama 24 tahun ini makanya sidang besok itu bisa menjawab itikad baik dia untuk menyelesaikan kasusnya, jadi jangan berasumsi,” ujar Ronald.
Pihak Rizky pun mengaku siap menghadapi segala kemungkinan. Jika nantinya Denada dan tim kuasa hukumnya mengajukan tes DNA, Rizky menyatakan tidak keberatan. Ia ingin semua menjadi terang benderang dan tidak lagi menyisakan spekulasi di tengah masyarakat.
“Kalau saya katanya tes DNA sekarang, validasi informasi dari hasil tes DNA itu bisa 99 persen. Tapi kan ini belum ke arah sana. Tapi kalau memang masuk dan memaksa ke sana maka saya akan terima. Yang jelas kami tidak akan mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat,” jelas Ronald.
Tanggapan Denada
Di sisi lain, Denada melalui manajemennya turut memberikan tanggapan. Risna Ories selaku perwakilan manajemen menyayangkan persoalan ini terlanjur menyebar luas ke publik. Menurutnya, masalah ini seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa perlu menjadi konsumsi media.
“Sangat prihatin atas isu public yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga, karena bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita,” kata Risna Ories.
Risna juga menekankan bahwa situasi ini tentu tidak mudah bagi Denada. Sebagai figur publik, segala hal yang terjadi dalam hidupnya selalu menjadi sorotan, termasuk urusan yang sangat pribadi seperti ini.
“Situasi ini tentu bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, dan kami menghargai setiap dukungan serta kepedulian yang diberikan,” lanjutnya.
Kini publik menanti hasil mediasi yang akan datang. Apakah Denada akan hadir dan membuka ruang dialog secara langsung dengan Rizky, ataukah proses ini akan terus berlanjut ke tahapan hukum berikutnya. Yang jelas, kisah ini bukan sekadar berita sensasional, tetapi juga tentang perjuangan seorang anak mencari kejelasan tentang siapa dirinya dan bagaimana hubungan darah yang sebenarnya.
Kasus Ressa Rizky Rosano dan Denada ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia hiburan, ada cerita keluarga yang penuh emosi dan belum tentu seindah yang terlihat di layar kaca. Semua mata kini tertuju pada sidang 15 Januari, berharap ada titik terang untuk kedua belah pihak.