Jakarta: Kabar segar datang dari dunia sepak bola nasional. PSSI akhirnya resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert yang diberhentikan pada 24 Oktober 2025. Menariknya, Herdman tidak hanya dipercaya menukangi timnas senior, tetapi juga memegang kendali penuh atas timnas U-23 Indonesia.
Buat kamu yang mengikuti sepak bola internasional, nama John Herdman jelas bukan sosok sembarangan. Pria asal Inggris ini dikenal sebagai salah satu pelatih paling unik di dunia karena berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara sama-sama lolos ke Piala Dunia FIFA. Rekam jejak ini yang bikin PSSI kepincut dan mantap mengajaknya ke Tanah Air.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut penunjukan Herdman sebagai awal dari era baru sepak bola Indonesia. Dalam keterangannya, Erick menegaskan bahwa PSSI kini sedang serius membangun fondasi timnas untuk jangka panjang.
“Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru, ditangani pelatih level lolos ke Piala Dunia,” ujar Erick Thohir.
John Herdman Ditargetkan Loloskan Indonesia Piala Dunia
Menurut Erick, dukungan penuh dari Presiden Prabowo menjadi suntikan semangat besar untuk memperbaiki sistem pembinaan, khususnya di level usia muda. Penunjukan John Herdman disebut sebagai langkah awal menuju target besar timnas Indonesia, yakni menembus Piala Dunia.
“Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang meminta kita coba lagi, bikin program yang lebih agresif. Hari ini kami memulai lagi program prestasi timnas menuju Piala Dunia dengan menunjuk John Herdman yang memang punya kualifikasi untuk itu,” lanjut Erick.
Menariknya, sebelum resmi merapat ke Indonesia, Herdman dikabarkan sempat menolak tawaran melatih timnas Honduras. Ia justru lebih memilih proyek jangka panjang bersama tim Garuda. Keputusan ini tentu jadi sinyal positif bahwa Indonesia mulai diperhitungkan di mata pelatih kelas dunia.
Profil John Herdman
Kalau bicara prestasi, CV Herdman memang tidak main-main. Bersama timnas putri Kanada, ia sukses meloloskan tim tersebut ke Piala Dunia 2007 dan 2011. Tidak berhenti di situ, Kanada juga meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016 di bawah arahannya.
Di sektor putra, Herdman kembali mencetak sejarah. Ia membawa Alphonso Davies dan kolega tampil di Piala Dunia Qatar 2022, mengakhiri penantian Kanada selama 36 tahun untuk kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia.
Tugas Herdman di Indonesia jelas tidak ringan. Pada 2026, jadwal timnas Indonesia sudah menumpuk. Mulai dari FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23 sampai 31 Maret, lalu rangkaian FIFA Match Day lainnya pada Juni, September, Oktober, dan November, hingga Piala AFF 2026 yang dijadwalkan mulai 25 Juli.
Belum cukup sampai di situ, sebagai pelatih timnas U-23 Indonesia, Herdman juga bakal memimpin Garuda Muda di Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, pada 19 September 2026.
Dengan segudang pengalaman internasional dan gaya kepelatihan modern, publik tentu berharap John Herdman bisa membawa perubahan nyata. Bukan cuma soal menang atau kalah, tapi juga soal membangun mental juara dan sistem yang kuat. Kalau proyek ini berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin mimpi melihat timnas Indonesia tampil di Piala Dunia suatu hari nanti bisa benar-benar jadi kenyataan.